Ketahui Ini sebelum Membeli Asuransi Kesehatan

Apakah Anda tertarik untuk membeli asuransi kesehatan? Jika iya, itu adalah hal yang bagus karena dengan memiliki polis asuransi ini, Anda akan mendapatkan bantuan dana untuk membayar biaya rumah sakit dan bisa berobat di rumah sakit rekanan perusahaan asuransi tanpa perlu khawatir soal biaya. Namun, sebelum Anda membeli health insurance, ada baiknya untuk mengetahui hal-hal di bawah ini terlebih dahulu:

Semakin kecil premi yang dibayar, semakin kecil pula layanan dan fasilitas yang didapat

Perusahaan asuransi kesehatan tidak memaksa nasabah untuk membayar premi sesuai keinginan mereka. Dalam hal ini, mereka membebaskan nasabah untuk membayar premi sesuai kemampuan masing-masing. Ketahui bahwa ada sejumlah nasabah yang hanya membayar premi kurang dari 100 ribu rupiah per bulan. Dengan kecilnya premi ini, seharusnya jumlah nasabah asuransi meningkat dari tahun ke tahun. Meskipun demikian, perlu diketahui bahwa semakin kecil premi yang dibayar, semakin kecil pula layanan dan fasilitas yang didapatkan. Sebagai contoh, untuk rawat inap, Anda mungkin hanya boleh dirawat inap di rumah sakit selama 2 minggu dalam satu tahun dan uang pertangungan yang diberikan mungkin hanya 2-3 juta rupiah saja per tahun. Di sisi lain, bila Anda membayar premi di atas 500 ribu rupiah, rawat inap bisa mencapai 60 hari per tahun dan limit perawatan bisa mencapai 10 juta rupiah per perawatan dalam satu tahun.

Ada limit perawatan dan rawat inap per tahun

Dengan memegang polis asuransi kesehatan, bukan berarti bahwa Anda bisa bebas dari biaya sakit dan dirawat inap tanpa batasan. Mengapa demikian? Ketahui bahwa ada limit perawatan dan rawat inap per tahun. Untuk limit perawatan, ini tergantung pada perusahaan asuransi masing. Biasanya ada dua jenis limit perawatan yang diterapkan, pertama limit perawatan keseluruhan dan kedua, limit perawatan per perawatan. Untuk yang pertama, jumlah seluruh perawatan yang tercantum dalam perlindungan asuransi ditotalkan secara keseluruhan sehingga jumlahnya bisa mencapai puluhan sampai ratusan juta. Sementara itu, untuk yang kedua, biaya perawatan dihitung satu per satu, seperti untuk biaya rawat inap sebesar 10 juta rupiah, operasi kecil 30 juta rupiah, dan lain sebagainya.

Di sisi lain, untuk limit rawat inap pada umumnya adalah 60 hari per tahun. Itu berarti bahwa bila Anda dirawat inap dalam satu tahun lebih dari 60 hari, selisihnya Anda sendiri yang harus menanggungnya.

Masa tunggu penyakit

Perlu dicatat bahwa tidak semua penyakit ditanggung oleh asuransi kesehatan. Beberapa penyakit parah, seperti batu ginjal, gangguan saluran kemih, penyakit jantung, kencing manis, dan lain sebagainya harus menggunakan masa tunggu. Maksudnya? Anda tidak bisa melakukan klaim dalam masa tertentu (sesuai ketentuan dari pihak asuransi) dan setelah melewati masa tersebut, Anda baru bisa mengajukan klaim ke pihak asuransi seandainya Anda masuk kembali ke rumah sakit karena penyakit tersebut. Oleh sebab itu, bila tak ingin salah paham dan mengambil keputusan yang salah, ada baiknya untuk menanyakan kepada pihak asuransi tentang penyakit apa saja yang masuk ke dalam masa tunggu dan berapa lama waktu tunggunya.

Terakhir, ketahui bahwa tidak semua asuransi kesehatan dilengkapi dengan santunan meninggal dunia. Ini berarti bahwa keluarga yang ditinggalkan tidak akan mendapatkan uang sepeser pun dari pihak asuransi setelah pemegang polis meninggal dunia. Oleh sebab itu, pastikan bahwa memilih askes yang memiliki santunan kematian yang nominalnya mencapai puluhan atau ratusan juta rupiah agar keluarga yang ditinggalkan tidak akan kesusahan setelah pemegang polis tidak ada lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *