Sudah Punya BPJS Kesehatan, Haruskah Beli Asuransi Kesehatan?

Dulu, orang-orang dengan perekonomian menengah ke bawah tidak mau langsung pergi ke rumah sakit karena takut mereka tidak mampu membayar biaya pengobatan. Alhasil, ada banyak orang yang harus pesakitan karena tidak bisa mendapatkan perawatan medis yang maksimal. Namun, kini hal tersebut kemungkinan tidak akan terjadi lagi karena pemerintah sudah menyediakan BPJS kesehatan untuk masyarakat Indonesia agar bisa mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Masalahnya adalah program pemerintah ini dianggap kurang optimal dalam memberikan bantuan oleh sebagian orang dan mereka pun memilih untuk membeli asuransi kesehatan. Bagaimana dengan Anda sendiri? Haruskah Anda membeli asuransi kesehatan jika sudah punya BPJS Kesehatan? Temukan opsi jawabannya di bawah ini:

Tidak harus bila…

Apakah Anda sudah pernah menggunakan kartu BPJS Kesehatan Anda untuk mendapatkan pelayanan medis di rumah sakit? Jika jawabannya iya, bagaimana pendapat Anda tentang layanan yang Anda dapatkan? Apabila Anda merasa bahwa layanan yang didapat sudah sesuai dengan kebutuhan Anda dan membuat Anda puas, jawaban dari pertanyaan di atas adalah tidak harus membeli asuransi kesehatan lagi. Tak dapat dipungkiri bahwa program pemerintah ini memang sudah banyak menolong masyarakat yang kurang mampu untuk berobat. Masyarakat yang butuh rawat inap di rumah sakit, bisa menggunakan layanan ini untuk dirawat inap di rumah sakit selama satu minggu full tanpa mengeluarkan biaya sama sekali. Bagaimana dengan infus dan juga obat-obatan? Tidak perlu khawatir karena semuanya juga ditanggung oleh pemerintah. Pasien hanya perlu menunjukkan kartu BPJS mereka (yang asli) dan surat rujukan dari dokter keluarga yang mereka tunjuk untuk diberikan kepada pihak rumah sakit. Tidak perlu takut akan adanya layanan yang kurang maksimal dari perawat atau pun dokter karena pasien bisa mengadukan hal ini kepada pihak yang berwenang sehingga tenaga medis yang tidak bisa melayani pasien dengan baik akan ditindak tegas oleh pemerintah.

Iya harus jika…

Program kesehatan dari pemerintah untuk masyarakat luas ini bukan tanpa “cacat” sama sekali. Di mana letak kekurangannya? Pertama, sejumlah rumah sakit sering membohongi pasien yang menggunakan kartu ini dengan beralasan bahwa tidak ada kamar kosong sehingga pasien harus dirujuk ke rumah sakit lain. Kedua, obat-obatan yang ditanggung oleh progam kesehatan ini bukan obat mujarab/paten sehingga pasien yang ingin segera sembuh masih butuh biaya untuk membeli obat paten yang dibutuhkan. Ketiga, masyarakat merasa diberatkan dengan dana angsuran yang harus dibayar setiap bulannya. Keempat, tidak semua penyakit di-cover oleh program ini. Terakhir, terkadang layanan yang diberikan kurang memuaskan atau tidak sesuai harapan konsumen. Apabila Anda merasa demikian, tak salah kiranya jika Anda masih perlu membeli asuransi kesehatan. Dengan adanya polis asuransi, biaya kesehatan Anda bisa lebih terjamin dan proteksi yang diterima bisa lebih banyak. Selain itu, layanan yang didapat akan jauh lebih optimal karena Anda tergolong pasien umum.

Meskipun demikian, membeli asuransi kesehatan sebenarnya tidak dipaksakan apabila kondisi keuangan Anda tidak begitu stabil setiap bulannya. Perlu diketahui bahwa Anda harus membayar premi setiap bulannya dengan jumlah yang sudah ditetapkan dan sesuai kemampuan. Apabila Anda merasa kesulitan atau jarang membayar premi, polis Anda akan dinon-aktifkan sehingga uang yang sudah dikeluarkan akan terbuang sia-sia. Di sisi lain, jika Anda memiliki kondisi finansial yang baik, membeli asuransi kesehatan sangat dianjurkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *